MAKASSAR – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar menunjukkan komitmen nyata terhadap kesejahteraan pegawainya dengan menggelar kegiatan Skrining Kesehatan Jiwa, Kamis (30/4). Menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan mental serta menjaga produktivitas kerja di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sulistiadi Rutan Makassar ini diikuti oleh jajaran struktural, staf, hingga petugas pengamanan. Kepala Rutan Kelas I Makassar menyatakan bahwa beban kerja di instansi pemasyarakatan memiliki risiko stres yang cukup tinggi. Oleh karena itu, pengecekan berkala bukan hanya soal fisik, tapi juga mental. "Pegawai adalah aset terpenting organisasi. Dengan kondisi mental yang sehat, mereka dapat memberikan pelayanan prima dan tetap humanis dalam menjalankan tugas di lapangan. Kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan peduli," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim dari Dinas Kesehatan memberikan edukasi mengenai manajemen stres sebelum melakukan pemeriksaan. Adapun poin utama dari kegiatan ini meliputi:
Deteksi Dini: Mengidentifikasi gejala awal kecemasan atau depresi akibat beban kerja.
Konsultasi Privat: Memberikan ruang bagi pegawai untuk berkonsultasi langsung dengan ahlinya.
Tindak Lanjut: Rekomendasi penanganan bagi pegawai yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.
Pihak Dinas Kesehatan Kota Makassar mengapresiasi langkah progresif Rutan Makassar. Menurut perwakilan tim medis, inisiatif ini sangat krusial mengingat tingginya tuntutan profesionalisme di lembaga negara.
0 Comments
Belum ada komentar