Makassar, 23 Juni 2026 – Rutan Kelas I Makassar kembali melaksanakan kegiatan kajian rutin keagamaan bagi warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat keimanan, memperdalam pemahaman agama, serta menumbuhkan semangat perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
Melalui kajian yang diisi dengan pembacaan Al-Qur'an, penyampaian tausiah, dan diskusi keagamaan, warga binaan diajak menjadikan setiap proses pembinaan sebagai momentum memperbaiki diri. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa perubahan sejati berawal dari hati yang ingin kembali kepada nilai-nilai kebaikan.
Dalam kesempatan tersebut, penceramah Ibrahim Abd. Rahman, S.S., M.Pd., Gr. menyampaikan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri melalui ilmu dan kedekatan kepada Allah SWT.
"Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Namun, sebaik-baik manusia adalah mereka yang mau kembali, memperbaiki diri, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Jangan pernah merasa terlambat untuk berubah, karena hidayah Allah selalu terbuka bagi siapa pun yang bersungguh-sungguh mencarinya," ujar Ibrahim Abd. Rahman, S.S., M.Pd., Gr.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu program penting dalam membentuk karakter warga binaan agar memiliki bekal moral dan spiritual saat kembali ke tengah masyarakat.
"Pembinaan keagamaan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi ikhtiar untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan yang positif. Kami berharap setiap kajian menjadi penguat iman sekaligus penyemangat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik," ungkap Jayadikusumah.
Melalui kegiatan kajian rutin ini, Rutan Kelas I Makassar terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual, sehingga setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk bertumbuh, berubah, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
0 Comments
Belum ada komentar