Rutan Kelas I Makassar secara resmi melaksanakan kegiatan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKN-P) dari Universitas Muslim Indonesia setelah menjalani masa pengabdian selama 30 hari. Mengusung semangat “Menebar Manfaat di Balik Jeruji”, para mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan edukatif, keagamaan, serta pendampingan yang mendukung proses pembinaan warga binaan pemasyarakatan.
Selama pelaksanaan KKN-P, mahasiswa berkontribusi melalui penyuluhan hukum, penguatan literasi, pembinaan kepribadian, serta kegiatan sosial yang memberi dampak positif bagi warga binaan. Program ini tidak hanya menjadi wadah pengabdian mahasiswa, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemasyarakatan dan dunia akademik dalam menghadirkan pembinaan yang lebih humanis.
Kepala Subseksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan (BHP) Rutan Kelas I Makassar, Djanwar Bakkara, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa selama menjalankan KKN-P.
“Selama 30 hari, mahasiswa KKN-P UMI telah menunjukkan peran nyata dalam mendukung pembinaan. Kehadiran mereka memberi manfaat langsung bagi warga binaan sekaligus memperkuat sinergi antara rutan dan institusi pendidikan,” ujarnya.
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan plakat dari pihak Universitas Muslim Indonesia kepada Rutan Kelas I Makassar sebagai bukti telah terlaksananya program KKN-P, sekaligus penyerahan sumbangan sejumlah buku bacaan untuk perpustakaan rutan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkaya literasi dan menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan bagi warga binaan
0 Comments
Belum ada komentar